President Termiskin di Dunia Sumbang Gaji 90% Untuk Rakyatnya


Ketika membaca Artikel ini pada harian Tempo,  saya secara pribadi sangat tergugah hati saya, betapa tidak walaupun bukam seorang muslim tapi dia sudah menjalankan  tugas  sebagai pemimpin yang amanah yang di ridhoi oleh Allah SWT.  Bayangkan yang merupakan haknya sendiri tidak di ambil, apalagi mengambil hak rakyat ……SUBHANNAULAH ….moga mcam ini di contoh oleh Para pemimpin di Negara Republik Indonesia yang kita cintai ini.

Berikiut  Beritanya : Tempo.co 23  September 2012

Karena menyumbangkan 90 persen gajinya ke badan amal, Persiden Uruguay Jose Mujica dijuluki ”Presiden Termiskin di Dunia”. Namun ia tak merasa terusik dengan julukan tersebut. “Saya tak mempermasalahkan apa yang saya dapat, masih banyak warga yang hidup kekurangan,” kata dia dalam wawancara dengan Le Monde.

Per bulannya, kini, Mujica digaji US$ 12,5 ribu (sekitar Rp 119 juta). Namun ia hanya mengambil sepuluh persen saja dari haknya itu. Kebiasaan menyumbangkan gaji ini juga ternyata menular kepada istrinya, Lucia Topolansky. Maka tak aneh bila barang mewah yang dimiliki pasangan ini hanya sebuah rumah di Montevideo dan mobil merk Volkswagen.

Mujica, 77 tahun, adalah seorang pemimpin gerilya pada periode 1970-an. Kala itu ia masuk-keluar hutan, bertarung melawan rezim militer Uruguay.

Kariernya di pemerintahan cukup cemerlang, pada 2005 hingga 2008 ia menjabat sebagai Menteri Pangan, Pertanian, dan Perikanan. Setelah itu, ia sempat menjabat sebagai senator. Ia mulai menjabat Presiden Uruguay pada 1 Maret 2010 setelah dicalonkan koalisi sayap kiri.

Uruguay sendiri merupakan negeri kedua terkecil wilayahnya di Amerika Latin. Namun negeri ini dinilai berkembang dan kini menjadi salah satu negara dengan pendapatan per kapita terbesar di wilayahnya.

Di bawah kepemimpinan Mujica, Uruguay dikenal bisa memberantas korupsi. Tingkat korupsi di negeri ini, menurut indeks lembaga Transparency International, menempati urutan kedua terbawah.

Tanpa kekayaan, dan bahkan sedikit hutang, Mujica mengatakan masih bisa tidur tenang. Banyak yang berkata, Uruguay mengalami masa jaya saat dipimpinnya. Meski demikian ia tak takut jika kelak jabatannya berakhir. “Saya akan merasa lebih damai, tinggal di rumah bersama istri dan anjing saya, Manuela,” ujarnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s