DASAR-DASAR INTERNETWOKING CISCO


Pada tulisan ini saya akan memberikan info secara  global tentang dasar2 internetwoking  yang saya dapat ketika mengikuti  pendidikan di Akademi Cisco di Brainmatic , tulisan ini juga bisa menjadi acuan kepada teman-teman yang akan baru belajar dunia networking dan juga bagi saya pribadi sebagai bahan  yang berguna untuk mengingat kembali pelajaran-pelajaran yang pernah di pelajari.

Network dan internetwoking tumbuh secara eksponensial dalam 15 abad tahun terakhir yang begitu cepat  mengalami perubahan. Kebutuhan yang mendasar seperti  berbagi data dan printer atau yang lebih tinggi seperti :

  • Data dan printer dalam sebuah network LAN maupun WAN
  • Video Conferencing

Tantangan yang ada bagaimana menghubungkan  jaringan-jaringan yang saling  terkait tersebut sehingga semua pengguna dapat menggunakan sumber daya yang ada di jaringan.

Kondisi lain ialah bagaimana membagi sebuah netwok yang besar menjadi network-netwok yang kecil karena performance network yang lambat. Sebuah network yang besar akan cenderung melambat akibat lalulintas data yang terlalu padat sehingga terjadi apa yang dinamakan CONGESTION  atau kemacetan ( bias di analogikan mobil yang banyak dengan jalan yang sempit ).

Membagi network yang besar menjadi netwok-network yang kecil dinamakan SEGMENTATION yang bisa di lakukukan dengan menggunakan ROUTER , SWITCH dan BRIGE.

Kemungkinan penyebab dari congestion di lalu lintas jaringan adalah

  • Terlalu banyak host ( host artinya alat-alat yang terhubung ke jaringan dan yang bisa mengirimkan dan menerima informasi dari alat2 lain, alat tersebut bisa berupa computer, printer, serverdan lain-lain) di dalam sebuah broadcast domain
  • Broadcast storm
  • Multicasting
  • Bandwidth yang kecil

ROUTER di gunakan untuk menghubungkan dua atau lebih network yang bertugas sebagai perantara dalam menyampaikan data antar network. Dan saat ini CISCO merupakan standart de facto untuk product router karena kwalitas yang tinggi.

Dua keuntungan  menggunakan router dalam jaringan yaitu :

  • Router secara default tidak meneruskan paket broadcast
  • Router bisa menyaring netwok dengan menggunakan informasi pada layer 3 ( network layer) seperti alamat IP.

Berikut ini adalah beberapa point tentang router  yang harus di ingat:

  • Router secara default tidak meneruskan  paket broadcast dan multicast.
  • Router menggunakan alamat logical pada header layer network untuk menentukan router di hop berikutnya yang akan di jadikan tujua  paket yang di teruskannya.
  • Router dapat menggunakan access list yang di buat oleh administrator untuk mengendalikan keamanan dari jenis paket .
  • Alat layer 3 menyediakan koneksi antar virtual LAN (VLAN)
  • Router dapat menyediakan Quality of Service (QoS)

SWITCH  tidak di gunakan untuk membuat internetwork tapi di gunakan untuk memaksimalkan jaringan LAN . Tugas utama  switch adalah membuat LAN bekerja dengan baik dengan mengoptimalkan unjuk kerja (performance), dan menyediakan lebih banyak bandwidth untuk pengguna LAN.

SWITCH secara default memisahkan collision domain  dengan tetap dengan 1 broadcast domain

COLLISION DOMAIN adalah istilah dalam Ethernet yang menggambarkan sebuah sebuah kondisi network dimana sebuah alat mengirimkam paket data pada sebuah  segment network, kemudian memaksa semua alat lain di segment tersebut untuk memperhatikan paketnya. Pada saat bersamaan alat yang berbeda mencoba mengirimkan paket yang lain, yang mengakibatkan terjadinya COLLISION (TABRAKAN).

Model Internetwoking

Model OSI ( Open System Interconnection ) bersifat hierarki dan memiliki keuntungan dan keunggulan seperti model layer yang lain. Tujuan utama utama model OSI adalah untuk memungkinkan bisa saling bekerja sesame jaringan-jaringan yang menggunakan alat-alat dari vendor yang berbeda.

Keunggulan menggunakan layer OSI antaranya :

  • Memungkinkan para vendor membuat alat-alat yang standart.
  • Memungkinkan bermacam-macam perangkat keras dan perangkat lunak untuk bisa saling berkommunikasi.
  • Mencegah perubahan di satu layer mempengaruhi layer lainnya sehinnga permasalahan seperti ini tidak menghambat masalah development.

 

Model Referensi OSI

Salah satu fungsi terpenting dari spesikasi OSI adalah membantu terjadinya transfer data antar host yang berbeda. Contoh model OSI memungkinkan terjadinya transfer data di antara computer yang menggunakan Unix dan PC atau Mac.

OSI terdiri atas tujuh layer (lapisan ) yang terbagi menjadi 2 group. Tiga group reratas mendefinisikan bagaimana aplikasi-aplikasi satu sama laindan bagaimana aplikasi berkommunikasi denga  user. Empat layer ke bawah mendefinisikan bagaimana data di pindahkan dari satu tempat ke tempat yang lain.

Model Referensi OSI terdiri atas tujuh layer yaitu:

  • Layer Application
  • Layer Presentation
  • Layer Session
  • Layer Transport
  • Layer Network
  • Layer  Datalink
  • Layer Physical
  1. 1.      LAYER APPLICATION

Layer Application pada model OSI merupakan tempat dimana user atau pengguna berintegrasi dengan computer dan hanya berperan ketika di butuhkan akses ke network. Contohnya

  • World Wide Web (WWW) menghubungkan server-server dalam jumlah banyak
  • Email Gateway, layanan menggunakan SMTP
  • Eletronik data interchange ( EDI ) gabungan dari standart-standart dan proces2 khusus yang menyediakan aliran data seperti accounting, pengiriman/penerima serta pelcakan order dan inventory antar perusahaan
  • Special interest bulletin board , seperti chat yang saling berkominkasi secara interaktif
  • Utility navigasi internet , mencakup aplikasi google dan yahoo yang membantu mancari informasi yang di butuhkan
  • Layanan transaksi financial
  1. 2.       LAYER PRESENTATION

Fungsi dari layer ini yaitu menyajikan data ke layer Application dan bertanggung jawab pada penerjemah  dan melakukan fungsi pengkodean konversi . Tugas-tugas seperti  kompresi, dekompresi, enkripsi, dan dekripsi data. Dana beberapa standart layer ini juga mencakup operasi multimedia.

Standart berikut digunakan utk mengatur presentasi grafis dan visual image :

  • PICT   sebuah format gambar yang digunakan program macintos
  • TIFF   Tagged image File Format, sebuah format grafis standart utk image resolusi tinggi.
  • JPEG, MIDI, MPEG dan RTF
  1. 3.       LAYER SESSION

Layer session menyediakan control dialog  antarperalatan atau  titik jaringan (node). Ia melakukan koordinasi kommunikasi antar system-system dengan menawarkan tiga model berikut :  Simplex, half duplex dan full duplex

Kesimpulan layer session pada dasarnya menjaga terpisahnya data ari aplikasi yang satu dengan yang lain. Berikut beberapa contoh protocol dan interface layer session menurut cisco :

  • Network File System ( NFS ) di buat oleh SUN Microsystem  dan digunakan menggunakan TCP/IP dan Workstation UNIX untuk akses yang transparan ke sumber  daya remote.
  • Structure Query Language ( SQL )
  • Remote Procedure Call ( RPC)
  • X Windows
  1. 4.       LAYER  TRANSPORT

Layer Transport melakukan segmentasi dan menyatukan kembali data yang tersegmentasi tadi menjadi sebuah arus data.  Layanan-layanan ini menyediakan layanan transportasi data dari ujung ke ujung dan dapat membuat koneksi  logical antara host pengirim dan host tujuan pada sebuah internetwork.

Layer Transport bersifat connectionless atau connection-oriented.

Istilah reliable networking dapat di gunakan di layer Transport . Ini berarti fungsi-fungsi seperti acknowledgment , sequencing, dan flow control akan di gunakan

 

 

 

  1. 5.       LAYER NETWORK

Layer network di sebut juga layer 3 mengelola pengalamatan peralatan, melacak lokasi peralatan di jaringan dan menentukan cara terbaik untuk memindahkan data, artinya layer network harus mengangkat lalu lintas antarperalatan yang tidak terhubung secara local. Router  adalah peralatan layer 3 yang menyediakan layanan routing dalam sebuah internetwork.

Dua jenis data di gunakan di layer network yaitu Data dan Update Rute

Paket data : di gunakan untuk mengangkut data pengguna melewati internetwork. Protokol yang di gunakan untuk untuk  mendukung lalu lintas data

  1. 6.       LAYER  DATA LINK

Layer data link menyediakan transmisi fisik dari data dan menangani notifiksi error, topologi jaringan dan flow control. Layar data link  melakukan format pada pesan atau data menjadi pecahan-pecahan yang di sebut DATA FRAME. Layer Data Link memiliki dua sublayer yaitu

  • Media Access Control  (MAC) 802.3 yaitu mendefinisikan bagaimana paket  ditempatkan di media. Ketentuan di sublayer MAC adalah “yang dating duluan akan dilayani lebih dulu”. Pengalamatan fisik didefinisikan disini
  • Locical Link Control (LLC) 802.2 yaitu bertanggung jawab untuk mengindefinikan protocol-protocol layer network dan kemudian melakukan encapsulation terhadapnya.
  1. 7.       LAYER PHYSICAL

Layer physical melakukan dua hal : mengirim bit dan menerima bit . Bit hanya mempunyai dua nilai 1 dan 0 .  Menentukan kebutuhan listrik, Mekanis, procedural dan fungsional mengaktifkan, mempertahankan hubungan fisik antarsistem.

Layer ini juga adalah tempat anda mengaktifkan dan menonaktifkan interface antara DTE ( Data Terminal Equipment) dengan DCE ( Data Communication Equipment). DCE biasanya terletak di sisi jasa penyedia layanan jasa sedangkan DTE di sisi peralatan pelanggan, di DTE sering di akses melalui sebuah modem atau CSU/DSC (Channel Service Unit/ Data Service Unit).

One thought on “DASAR-DASAR INTERNETWOKING CISCO

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s